Hai Oktober

Hai Bulan oktober bulan ke sepuluh di tahun 2013 ini, tidak terasa sudah hampir 1 tahun saja ya..

Menyisir perjalanan pagi menuju kantor seperti biasa aku di temani oleh sweater merah, sebuah masker, helm biru dan motor biru ku. Mulailah kaki beranjak dari rumah dan mengeluarkan motor dari gang kecil rumah ku menuju ke arah jalan raya aku berenti di depan warung Bang Omat untuk bertemu Ibu dan meminta restu padanya. Ibu sedang berjualan disana.

Di perjalanan menuju kantor setiap harinya ada saja hal menarik yang bisa aku ambil sebagai pelajaran kadang itu juga menjadi teguran untuk ku.

Banyak orang yang ingin bekerja enak di kantor yang jam kerjanya tetap, ada para pencari barnang bekas, termasuk dengan pekerjaan Ibu ku sendiri tapi aku kadang tidak bersyukur mengeluh dan mengeluh, ahh betapa tak pantasya aku ini terus mengeluh padahal Allah telahmemberkan yang terbaik darinya untuk ku.

Sesampai di kantor dan membuka pintu disambut oleh wangi khas ruangan dan suasana kantor yang tak berubah menjadi ramai sama seperti biasanya. Meja coklat yang terisi oleh barang barang dan catatan di sisi kanan meja sudah menanti untuk diperhatikan olehku. Tetapi mata ini tertuju pada satu sudut di seblah kanan meja tepat disebelah laptop kantor “Kalender”, seketika tangan ini menghampiri si kalender itu dan melihat satu persatu hari hari yang telah terlewat di september 2013 ini sambil terus melihat ke arah kalender aku teringat kejadian di bulan september ini.

Satu satu rekaman itu melintas di depan mata ini, aku terdiam termenung melihatnya. Mengapa aku merenung? Banyak hal yang yang aku lewati di September ini yak banyak sekali satu bulan yang penuh warna semuanya kumplit mulai dari asem pedes manis pait sampe kecut ada semuanya di september ini aku bilang ini bulan terkomplikasi buat ku.

Sungguh kehidupan itu memang universitas terbaik yang ada dan tak akan yang ada menandingi universitas kehidupan ini, kehidupan yang mengajarkan aku berserah diri kepada Allah menyerahkan segala permasalahan hidup yang ada mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepadaku dan segala macam yang aku terima di dunia ini sungguh luar biasa,

Allah tidak akan memerikan cobaan dari batas kemampuannya, dan aku yakin Allah senantiasa bersama Ku di samping Ku menuntut Ku ke jalan Nya jalan yang Allah Ridhoi.

Dan do’aku di awal bulan ini, aku ingin menjadi insan yang jauh lebih baik lagi dari hari ke hari dan berguna bagi seluruh kaum muslimin dan muslimah. Wajah indah Ibu yang bisa menjadi penyemangat ku untuk terus bergerak maju menjadi yang lebih baik.

Oktober yang super ini akan aku jadikan lebih produktif dari september kemarin.
Catatan hati seorang Rahma.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s