Nenek Pedagang Kue Keliling

Bayangan itu terus menari nari di depan mata tak mau henti, yang kulihat di pagi hari saat aku berangkat ke kantor tempat aku bertugas menjalankan segala amanah untuk menyambung kehidupan.

Dengan berbagai cara membiarkannya pergi tapi tak dapat juga ku hindarinya. Seorang nenek yang berdagang membawa sebuah keranjang merah dan tampah di atas kepalanya. Nenek tersebut sedang duduk di penggir lapangan kecil yang aku lewati. Sepertinya dagangannya belum habis. Hati seperti tercabik-cabik, tersayat oleh silet tajam yang merobek kulit.

Bagaimana tidak nenek itu sudah tua kira-kira umurnya enam puluh tahunan tapi masih berjualan berkeliling. Walau sudah tua Nenek tersebut tak pernah gentar untuk berjualan. Sontak terpikir dalam benakku apa anaknya tidak ada disini sehingga membiarkan nenek itu berjualan atau memang keinginan nenek itu sendiri? Entahlah aku tak tahu tapi Nenek tersebut tetap kuat.

Nenek yang sudah tua masih bekerja, bekeliling komplek menjualkan dagangannya membuatku takjub. Dan malu akan diriku yang kadang masih malas mengerjakan sebuah pekerjaan yang menjadi tanggung jawabku. Melihat kejadian ini aku seperti di tampar oleh apa yang aku lihat.

Nenek pedagang kue ini memang hebat, dan aku banyak melihat ibu-ibu yang masih segar bugar tapi tak mau berusaha tapi lebih baik berpangku tangan menadahkan tangannya.

Sosok nenek yang kuat mengingatkan ku akan kerja keras Ibu yang dilakukan untukku dan adikku. Ya Ibu juga seorang pedagang kue yang berjualan demi anak-anaknya. Nenek dan Ibu kedua orang yang hebat dan menjadi inspirasi untuk ku bekerja lebih giat dan lebih serius untuk membuat ibu tersenyum bangga karena ku.

Semoga kita bisa menjadi anak dan ibu yang baik kelak bagi anak-anak kita. Aamiin.

Iklan

2 thoughts on “Nenek Pedagang Kue Keliling

  1. Kalau kata mas Oddie…kasih jeda dalam tulisan supaya pembaca bisa menarik nafas. Tidak dipaksakan memahami kalimat panjang dalam satu tarikan nafas. Kira-kira seperti itu mba Rahma sarannya dari saya yang juga masih awam ini dalam kegiatan menulis. Sama-sama saling koreksi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s