Dendam Kecoa

Tanggal merah hari ini berbeda dari hari yang lainnya. Hari libur yang berada di tengah-tengah minggu dan senin biasa di sebut hari kejepit.

Senangnya bisa bertemu teman-teman di perkumpulan pemuda di yisc al azhar. Dalam bayangan akan bertukar cerita dan berbagi pengalaman bersama.

Tapi yang terjadi hari ini jauh di luar dugaan ku. Baru saja ada penyemprotan di lingkungan sekitar, semua bagian tempat tinggal warga di semprotkan oleh petugas. Baunya sangat khas, menyengat, dan menyesakkan dada.

Tak banyak asap yang masuk ke dalam rumah, kupikir tak akan banyak yang keluar tapi ternyata selang sepuluh menit berlalu dugaan ku salah.

Kecoa mulai berhamburan keluar dari persembunyian yang biasanya mengumpat di dalam selokan. Semuanya keluar seperti ingin berpesta bersama menyerbu warga sekitar. Tak kalah hebatnya di rumah ku, semua keluar dari kamar mandi.

Seperti dendam saja, aku ingin menghabisi semuanya, ku pukul gebuk sapu sampai kecoa itu tak dapat terbang lagi sampai tak ada yang tersisa. Tapi tetap saja semua kecoa itu masih seperti menghantui muncul dari berbagai arah yang tak tau dari mana datangnya.

Sudah mengeluarkan semua tenaga tapi tetap saja masih belum semuanya terbasmi tuntas dan bersih.

Selasa ini pekerjaan rumah bertambah satu, membasmi hama kecoa yang menyebar kepenjuru rumah.
Selamat berhari libur kawan.

Iklan

2 thoughts on “Dendam Kecoa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s