Sebebas Kue Sus Mengembang

Saat kue sus mulai mengembang dengan sempurna, kulitnya mulai mengering dan bagian dalam mulai kosong, tidak berisi. Sempurna.

Ini adalah bagian dari proses pembuatan kue sus yang sempurna dimana semua bahan bisa menyatu menjadi satu, dengan proses yang tepat. Jika proses itu tak tepat maka tak akan mendapatkan hasil kue sus yang bisa berdiri kokoh sempurna. Dia akan mengembang saat di dalam oven dan terlihat cantik tetapi tidak begitu saat keluar dari oven. Sus yang tadinya mengembang kembali mengempis dan tak bisa diisi.

Yang membuat adonan sus ini tak mengembang dengan baik adalah proses pengolahan bahan utama atau adonan utama dimana ketika adonan tepung, air dan mentega dimasak lalu di dinginkan tak semua bagian adonan ini dingin. Masih tersisa hawa panas di dalam adonan dan ketika dicampur dengan kocokan telur, membuat telur ini matang di dalam adonan pertama yang mengakibatkan adonan tak mengembang sempurna saat dipanggang.

Sebaiknya tunggulah adonan tepung yang dimasak bersama mentega dan air ini benar -benar dingin baru campurlah dengan telur agar dapat mengembang sempurna saat proses pemanggangan.

Bukan hanya itu. Perhatikan juga suhu dari oven tersebut pastikan suhu oven ini panas hingga 200 derajat celcius, loyang pun harus dialasi oleh kertas khusus untuk memanggang kue sus.

Membuat kue sus memang harus penuh kesabaran, belum lagi proses pemanggangan selama lima puluh menit dan harus didiamkan terlebih dahulu sebelum diisi dengan vla vanilla atau vla coklat yang sudah diaiapkan terlebih dahulu. Ditambah dengan coklat cair yang siap menjadi topping dari kue sus ini.

Membayangkan kue sus ini menjadi eclair saja aku sudah hampir tak menahan diri untuk melahapnya, apalagi jika impian yang sudah dipersiapkan dengan sabar dan kerja keras itu sudah semanis rasa dan tampilan eclair yang siap dilahap. Sudah pasti kita pun siap menunggu eclair ini jadi bukan?

Sama halnya ketika kita tak sabar menunggu untuk berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya, naik ke level selanjutnya. Kita harus menunggu. Belajar lebih giat, berusaha lebih keras, mencoba lewat cara lain jika kita gagal dari cara sebelumnya.

Kita harus sabar melewati proses ini, mungkin bisa saja hasil yang kita tunggu tinggal dua atau tiga langkah di depan kita. Tapi karena kita tak sabar lalu kita mundur maka akan sirnalah kesempatan kita untuk naik kelas karena tidak sabar.

Memang akan lebih banyak waktu yang harus dilewati, menunggu hingga waktunya tiba. Bukan berarti menunggu tanpa ada aksi yang dilakukan tapi menunggu hasil dari kerja keras, dilakukan penuh cinta dan kasih sayang. Belaian mesra dari kedua sayap orang tua dan sayap tanpa bulu yang kita miliki dan juga Do’a yang akan terus dipanjatkan kepada yang maha kuasa.

image

Catatan tukang kue
@ApriliahRahma

Iklan