Toko Kue di Kota Lampung

Pertemuanku dengan guruku menuntun aku untuk menapaki kakiku di kota Bandar Lampung. Kota sejuta kenangan buatku.

Pertama kali pergi ketempat yang bukan kampung halaman orang tua ku atau study tour dari sekolah apalagi kampus. Bukan. Ini study perjalanan kehidupan menuju impian yang sedang aku rancang dan siap ditapaki.

Pertama kalinya pergi sebatang kara ke kota orang tanpa orang tua, tanpa ayah ibu dan sanak saudara. Seorang diri. Tak pernah sebelumnya. Ada rasa khawatir yang datang tapi kupatahkan semua itu. Aku berkata aku bisa sampai sana dengan selamat.

Ini pengalaman pertama kali aku menyebrang lautan. Jadwal keberangkatan di kamis pagi jam sepuluh. Sampailah di bus damri yg akan mengantarkan aku ke Tanjung Karang kota Bandar Lampung, kota kenangan dan pengalaman yang begitu berarti.

Mungkin sudah biasa naik bus tapi yang tak biasa ini adalah menyebrang lautnya. Melihat laut bagaikan akan di lahap olehnya dan ketinggian juga membuatku pusing. Tapi karena pemandangan indah sedikit terobati perasaan tadi.

Lama perjalanan sekitar enam jam, akhirnya sampai depan Galael. Tapi bukan itu yang aku akan tuju tapi Toko Kue dan Roti Yussy Akmal. Ya inilah toko kue yang menjadi pembuka perjalananku.

Berdiam diri sejenak melihat ke atas sampai bawah toko. Begitu masuk pun aku terperanga. Bukan hanya bagusnya toko ini tapi story dibalik toko ini yang buat aku penasaran. Proses produksi dibalik kue kue yang terpajang rapih yang buat aku juga jadi ngga sabar mau liat dapurnya.

Yup dapur, dimana semua proses toko itu berlangsung. Semua karya berasal dari sana. Tempat yang begitu ajaib. Seperti kata Lyla “Magic”

Akhirnya bertemu dengan wanita yang paling aku kagumi, Bu Yussy. Duduk duduk sebentar di ruang kerja akhirnya aku diantarkan ke rumah mba Ani, mba Ani ini adalah org yang penting di dapur. Semakin tak sabar ingin melihat apa yang dilakukan mba Ani dapur.

Tepat pukul 03:00 waktunya bangun dan mandi bergegas menuju dapur di kediaman Bu Yussy. Tak sabar ingin melihat satu persatu proses dan semua aktifitas yang ada disini.

Pukul 04:00 aku sampai disana. Dari luar suara minyak yang sedang asik merendam gorengan gorengan yang lezat ini sudah terdengar, aromanya sudah menjajah hidungku..

Sudut demi sudut dijelajahi, diperhatikan dengan amat baik, direkam dalam memori. Oke ini adalah saat paling berharga, jadi perhatikan semuanya dengan baik rahma.

Mba Ani sudah mulai sibuk dengan kertas dan pulpen yang di pegangnya. Mengecek keadaan dimana pesanan siap untuk diantar kepelanggan. Bukan hanya itu mengecek semua makanan apa sudah rapi dan siap di kemas dalam dus. Dan memastikan semua tepat pada waktunya dikerjakan dan sampai tujuan tidak telat. Keadaan disini sungguh membuatku tak kenal lelah. Padat waktunya tapi tak terasa..

Menulis ini aku tak berhenti tersenyum, masih terpampang jelas semua pelajaran hebat yang aku dapat di dapur. Dapur yang memproduksi aneka jajanan pasar dan proses dibalik pembuatan cake yang sangat cantik, bukan hanya tampilan tapi rasanya menggoyang lidah.

Ada satu kejadian unik disini, aku bertemu dengan tetangga lama ku yang sudah pindah ke lampung.. Mba Mar namanya. Ternyata dia bekerja disini. Mba Mar sangat terlatih tangannya melipat lumpia, melipat risoles, membuat pastel, cepat dan rapih. Begitu juga yang lainnya semua mengerjakan ini dengan cepat.

Aku yakin peran pemilik sangat besar dan kepala dapurnya juga besar, karena semua karyawannya bisa bekerja dengan cepat dan rapih. Mereka tahu apa tugas dan tanggung jawab mereka disini.

Tiga hari disana membuat aku banyak belajar, mulai dari proses dapur, wibawa seorang bos, leadership kepala dapur, atitude yang baik, motivasi, kreatifitas, kerja keras, tepat waktu, memuaskan pelanggan, menjaga makanan, semuanya lengkap kudapati disini.
Toko Kue Yussy Akmal yang mengawali sejarah ini.

Izin tiga hari dari kantor benar benar membuat aku refreshing, dari mulai hati, pikiran, mata.. Semuanya lengkap ada disini. Dikota Gajah.

Ini trip yang benar benar tak ada duanya, kalau nanti ada lagi aku mau masuk ke dapur toko toko kue legend di indonesia dan negara negara yang terkenal dengan jajanannya.

Catatan tukang kue

Apriliah Rahma

@apriliahrahma

Iklan

2 thoughts on “Toko Kue di Kota Lampung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s