Namanya Ramadhan

Ramadhan.

Yang setiap malamnya semua umat muslim di dunia bermesraan dengannya, berlomba-lomba untuk bergadang.

Yang setiap malamnya terdengar disetiap suaru lantunan ayat suci al-qur’an.

Yang dimana setiap harinya, banyak orang berlomba-lomba untuk memperbanyak sedekah dan berbuat baik.

Yang setiap malamnya ramai oleh umat muslim yang sholat tarawih berjama’ah.

Yang dimana pertama kali Al-Qur’an diturunkan, dan malam seribu bulan hanya ada dimalam-malam saat bulan Ramadhan.

Ya, Ramadhan.
Setiap umat muslim mestinya sangat merindukan bulan ini, bulan yang dimama segala pahala allah lipatgandakan dari sebelas bulan lainnya. Bulan yang membawa begitu banyak berkah dan rahmatNya.

Ramadhan, baru saja berlalu tiga belas hari lamanya semoga semangat ibadah saat ramadhan masih menggebu hingga saat ini. Tetap menjaga bacaan al-qur’an, tetap berpuasa sunah di bulan syawal, tetap sholat tepat waktu, dan senantiasa membaca al-qur’an.

Aku sadar betul, tahun ini begitu indah terasa karena aku dapat merasakan mesranya bersama Ramadhan. Berdua, bermesaraan, bermalam bersama, sungguh indah. Tak bisa aku rasakan dari sebelas bulan sesudah adanya Ramadhan.

Kegelisahan mulai kembali mengusik, apakah aku dapat berjumpa lagi dengan Ramadhan? Semoga Allah izinkan kita semua, umat muslim di dunia dapat menjalankan ibadah Ramadhan tahun besok dan yang bila tahun ini belum maksimal, Allah beri kesempatan untuk melipatgandakannya di waktu itu.

Semoga kita dapat berjumpa dengan ramadhannya :):)

Iklan

4 thoughts on “Namanya Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s