Tentang Rasa

image

Ya, begitulah rasa. Datang tanpa diminta namun kadang sulit untuk disuruh pergi, hanya kepada Dialah tempat mengadukan segala

Ketika perasaan yang bernama cinta itu datang, aku tak memintanya. Dia datang dengan sendirinya, tanpa ada juga yang menyuruhnya.

Perasaan itu datang dari pemilik rasa, Dia. Yang memiliki segalanya. Saat rasa itu datang sebagai manusia aku hanya menikmatinya.

Saat awal aku merasakan keterguncangan yang dahsyat, kau tahu ombak di lautan yang begitu besar menuju tepian kemudia surut? Ya begitulah perasaanku. Sulit dikendalikan.

Kadang membuat aku tersedak oleh air laut yang masuk ke hidung, perih, karena datangnya di paksa dan mendadak.

Kadang perasaan itu demikian, sakitnya karena kita yang memaksakan.

Semakin menikmati rasa adalah cara terbaik, namun bukan, bukan untuk di biarkan begitu saja. Untuk dikelola agar ketika kelak kau tahu itu hanya sebelah rasa, kau takkan kecewa.

Sebab, kau sudah limpahkan rasa yang kau punya untuk dia kepada Dia.

Ya, begitulah rasa. Datang tanpa diminta namun kadang sulit untuk disuruh pergi, hanya kepada Dialah tempat mengadu.

Iklan

One thought on “Tentang Rasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s